Manchester United Juara Premier League 2008-2009
Manchester United (MU) semakin memantapkan posisinya sebagai raja Premier League. Sejak Liga Inggris bernama Premier League pada musim 1992-93, MU terus mendominasi rekor dan gelar.
Sukses MU menahan Arsenal 0-0 dan memastikan gelar juara Premier League 2008-09, MU sudah mengantongi gelar itu 11 kali. Jika dirunut sejarah Liga Inggris sejak tahun 1889, maka MU pun sudah membukukan gelar ke-18 kalinya.
Berarti, tim berjuluk Setan Merah itu sudah menyamai rekor Liverpool. Keduanya kini menjadi raja Liga Inggris dengan torehan gelar juara paling banyak.
Meski begitu, dominasi MU di era Premier League sangat kentara. Begitu Liga Inggris diubah menjadi Premier League, MU langsung juara dua kali berturut-turut.
Tak hanya itu, MU kini menjadi satu-satunya klub yang mampu hat-trick juara (juara liga 3 kali berturut-turut) sebanyak dua kali sepanjang sejarah Liga Inggris. MU melakukannya pada musim 1999-00, 2000-01, dan 2001-02. Kini, Setan Merah kembali membuat hat-trick setelah juara pada musim 2006-07, 2007-08, dan 2008-09.
Klub lain yang pernah melakukan hat-trick hanya Huddersfield Town, Arsenal, dan Liverpool. Huddersfield Town membuat hat-trick juara pada musim 1923-24, 1924-25, dan 1925-25. Arsenal melakukanya pada musim 1932-3, 1933-34, 1934-35. Sedangkan Liverpool membuat hat-trick juara pada musim 1981-82, 1982-83, 1983-84.
Nadal kalah di Madrid Masters
Roger Federer mengalahkan petenis peringkat satu dunia, Rafael Nadal 6-4 6-4 dan meraih gelar juara di Madrid Masters, Minggu (17/5).
Kemenangan Federer mengakhiri deret kekalahan yang dialaminya dalam lima pertemuan terakhir dengan Nadal. Federer juga sukses menghentikan laju kemenangan petenis asal Spanyol tersebut dalam 33 pertandingan di lapangan tanah liat.
Federer menghasilkan dua ace untuk meraih kemenangan atas pesaing utamanya tersebut menjelang turnamen grand slam Perancis Terbuka pekan depan. Kemenangannya ini diharap mampu menaikkan moralnya setelah kekalahannya di final dua turnamen grand slam Perancis Terbuka dan Wimbledon atas lawan yang sama tahun lalu.
Nadal telah meraih gelar juara di turnamen tanah liat di Monte Carlo, Barcelona dan Roma. Namun di babak semifinal, Sabtu ia harus bertarung selama empat jam untuk menyingkirkan petenis Serbia, Novak Djokovic.
_____________________________________________________________________________________________
Rafael Nadal gagal menyabet trofi Madrid Terbuka setelah di final, Minggu (17/5), menyerah dari Roger Federer. Meskipun demikian, Nadal tak peduli karena dia tetap fokus di Perancis Terbuka.
Ya, petenis Spanyol peringkat satu dunia tersebut mengabaikan kegagalannya tersebut. Menurutnya, kekalahan itu takkan memengaruhi targetnya untuk mempertahankan gelar di Roland Garros, sekaligus menambah rekor kemenangan di lapangan tanah liat itu menjadi 5 kali berturut-turut.
Nadal yang mendapat sebutan “raja lapangan tanah liat” itu tak mampu memperpanjang rekor kemenangan di arena spesialisasinya tersebut. Federer telah menghentikannya di angka 33.
Namun, Nadal, yang telah menyabet empat gelar Perancis Terbuka dan belum pernah kalah di Paris, merasa yakin lapangan Roland Garros yang lebih lambat itu akan lebih cocok baginya.
“Di sini sangat berbeda,” kata Nadal yang telah mengalahkan Federer pada tiga final terakhir Perancis Terbuka.
“Ia lebih bagus dari saya (di Madrid) dan layak menang. Tapi lapangan di sana sangat cepat, dan itu yang membantu dia,” tambah petenis kidal ini yang, sebelum kalah di Madrid, telah menyabet tiga trofi turnamen lapangan tanah liat, yakni Monte Carlo Masters, Barcelona Terbuka, dan Roma Masters.
Adapun bagi Federer, kemenangan di Madrid Terbuka merupakan dorongan menjelang grand slam Perancis Terbuka. Selain mengakhiri lima kali kekalahan beruntunnya dari Nadal, ada setitik harapan bagi petenis Swiss ini untuk mengalahkan Nadal di Perancis Terbuka yang dimulai pekan depan. ( kompas )
Kekerasan di Somalia memakan 14 korban lagi
Sebuah bom mortir menghantam masjid di Mogadishu, ibu kota Somalia, Minggu (10/5), menewaskan sedikitnya 14 orang.
Dengan demikian, jumlah korban tewas dalam kekerasan beberapa hari terakhir ini antara kelompok Muslim garis keras dan pasukan pemerintah menjadi 39 orang. “Bom mortir menghantam pintu gerbang masjid itu. Saya menghitung sekitar 14 orang yang tewas seketika dan 10 orang lain terluka,” kata Hassan Abdifatah, saksi mata yang melaksanakan shalat di masjid di Mogadishu selatan itu kepada AFP.
Sejumlah saksi lain mengonfirmasi serangan itu. “Saya sedang berada di dalam masjid ketika mendengar ledakan besar dan serpihan peluru berhamburan di mana-mana, menewaskan banyak orang,” kata Mumin Haji Yusuf, yang juga sedang melaksanakan shalat di masjid itu.
Pertempuran meletus pada Kamis, tapi keesokan harinya suasanan tenang. Sabtu kemarin suasanan memanas lagi ketika kedua pihak bertempur untuk berusaha menguasai posisi-posisi utama di ibu kota yang dilanda perang itu.
Gerilyawan mengatakan, mereka telah menguasai daerah-daerah yang diperebutkan di Mogadishu selatan, namun pemerintah membantah klaim itu. “Kami telah menguasai daerah-daerah yang kami perebutkan,” kata Sheikh Ali Mahmoud, pejabat kelompok gerilyawan yang bertanggung jawab atas Mogadishu, kepada wartawan.
Mahmoud mengklaim pihaknya menguasai stadion Mogadishu, gedung kementerian pertahanan dan sebuah jalan penting yang semuanya berada di bagian selatan kota pesisir itu. Namun, pada jumpa pers Menteri Penerangan Farhan Mohamoud mengatakan, gerilyawan “tidak merebut posisi apa pun dari pasukan pemerintah”.
Somalia dilanda pergolakan kekuasaan dan anarkisme sejak panglima-panglima perang menggulingkan diktator militer Mohamed Siad Barre pada 1991. Penculikan, kekerasan mematikan, dan perompakan melanda negara tersebut. ( Kompas )
Beno Gutenberg
Beno Gutenberg dilahirkan di Darmstadt, Jerman, pada tahun 1889. Ayahnya adalah pemilik sebuah pabrik sabun. Sang ayah ingin Beno menjadi seorang pengusaha, melanjutkan usaha pabrik sabun yang dijalankannya. Akan tetapi, tampaknya Beno lebih tertarik belajar ilmu pengetahuan daripada bergelut di bidang bisnis.
Tahun 1907, ia kuliah dan bertemu dengan ilmuwan Emil Wiechert, pencipta seismograf ( alat pendeteksi gempa ). Emil mengajari Beno mengoperasikan seismograf. Dengan menggunakan seismograf ciptaan Emil Wiechert tersebut, kelak Beno melakukan penelitian mengenai penyebab gempa di sepanjang Pantai Norwegia hingga Gottingen ( Jerman ).
Hasilnya, ia dapat membuktikan bahwa gempa bumi tektonik disebabkan oleh gerakan lempeng bumi. Lempeng bumi adalah lempengan batu raksasa yang ada di dalam bumi. Lempeng-lempeng itu mengapung di atas lapisan mantel bumi yang lunak dan terus bergerak. Karena bergerak, maka suatu saat bisa terjadi tabrakan.
Akibat perang dunia, Beno terpaksa menghentikan penelitiannya. Apalagi ayahnya tewas dalam perang. Kejadian ini memaksa Beno mengambil alih kemudi perusahaan sabun milik ayahnya. Namun dengan dasar penelitiannya, ilmuwan zaman sekarang bisa meneliti struktur lapisan bumi dan gempa bumi dengan lebih detail serta mendalam.
Sumbangan terbesar Beno Gutenberg adalah menemukan inti bumi, dan mengidentifikasi elemen-elemen bumi yang bersifat elastis. Ia juga menemukan perbedaan lapisan bumi di daratan dan lautan, termasuk lapisan bumi yang tipis di Samudra Pasifik. Akan tetapi, penemuannya yang paling penting dan menonjol adalah keberhasilannya menemukan gerakan lempeng bumi yang merupakan penyebab terjadinya gempa tektonik.
Bartolomeo Cristofori
Bartolomeo Cristofori lahir di Padua, Italia, pada 4 Mei 1655. Kehidupan masa kecilnya tidak banyak diketahui. Sebuah sumber hanya menyatakan bahwa Cristofori menimba ilmu dengan cara ” mengabdi ” pada Nikolo Amati, seorang pembuat biola terkenal ketika itu.
Saat berusia 33 tahun, atau tepatnya pada tahun 1688, Cristofori direkrut bekerja oleh Prince Ferdinando de Medici. Ferdinando adalah seorang pencinta musik yang merupakan pewaris Cosimo III, satu dari Grand Dukes of Tuscany. Saat itu Tuscany merupakan kerajaan otonom kecil di Italia. Cristofori bekerja dengan ulet dan rajin sehingga membuat Ferdinando kagum dan senang kepadanya. Kekaguman itu diwujudkan Ferdinando dengan cara memberikan bayaran yang jauh lebih tinggi dari bayaran yang semula disepakati.
Pada tahun 1700, untuk pertama kalinya, Cristofori membuat alat musik yang kemudian dikenal dengan nama piano. Alat musik temuan Cristofori itu memiliki suara empat oktaf. Seorang jurnalis bernama Scipione Maffei menggambarkan alat musik ciptaan Cristofori itu sebagai gravecembalo col piano e forte, yang berarti harpsichord dengan papan tuts lembut dan bersuara keras. Semula alat musik itu disebut pianoforte, namun pada akhirnya lebih dikenal dengan nama piano.
Cristofori meninggal dunia pada 27 Januari 1731 atau pada usia 76 tahun. Saat ini setidaknya masih ada tiga piano karya Cristofori yang masih bertahan dan disimpan di berbagai museum. Satu tersimpan di Metropolitan Museum of Art, Amerika Serikat ( buatan tahun 1720 ), satu di Museo Strumenti Musicali, Roma, Italia ( buatan tahun 1722 ), dan satunya lagi di Musikinstrumenten-Museum of Leipzig University, Jerman ( buatan tahun 1726 )
Dwight Howard, Pemain Bertahan Terbaik NBA 2009
Pemain center Orlando Magic, Dwight Howard terpilih sebagai pemain bertahan terbaik NBA tahun ini.
Howard, 23, mencatat rekor rebound rata-rata 13.8 per game serta blocked shots 2.9 rata-rata per game. Ia juga memberi andil besar membawa Magic ke posisi tiga di wilayah timur.
Pemain yang pernah tiga kali memperkuat tim All Star ini terpilih dengan mengungguli pemain Cleveland Cavaliers, LeBron James serta pemain Miami Heat, Dwyane Wade. Pemilihan dilakukan 11 penulis dan penyiar olahraga di AS dan Kanada.
Goodbye Dikembe Mutombo
Dikembe Mutombo, pemain veteran asal Kongo yang telah berkarir selama 18 tahun di NBA, memutuskan pensiun setelah mengalami cedera lutut, Selasa.
Mutombo yang telah berusia 42 tahun, telah bermain dalam 18 musim di NBA, bertabrakan dengan center Potland TrailBlazers, Greg Oden. Ia terjatuh di atas di kaki kirinya di akhir kuarter pertama. Mutombo kemudian dibawa keluar lapangan dengan kondisi kaki terkilir.
Meski akan menjalani pemeriksaan di Houston, Mutombo mengumumkan bahwa ini adalah akhir dari karirnya. Mutombo telah bermain dalam 1.196 game sepanjang karirnya. “Bola basket telah berakhir buat saya,” kata Mutombo. Saya telah melewati 18 tahun di sini tanpa mengalami cedera. Saat ini saya hanya ingin pergi dengan kepala tegak, tanpa penyesalan.”
Bagi klub Mutombo, Houston Rockets, ini merupakan pukulan telak setelah mereka kehilangan playmaker Tracy McGrady. Dalam pertandingan di Portland, Rockets kalah 103-107.
“Tidak ada orang yang akan berpikir mereka membawa keluar saya sebagai seorang prajurit yang terluka,” kata Mutombo yang pernah bermain untuk Denver Nuggets, Atlanta Hawks, Philadelphia 76ers, New jersey Nets, New York Knicks dan Houston Rockets.
Mutombo merupakan pemain defensif terbaik NBA sebanyak empat kali. Ia juga sempat delapan kali terpilih sebagai anggota NBA All Star. Sepanjang karirnya, Mutombo mencatat rekor rata-rata 9.8 poin, 10.3 rebound dan 2.7 blok.
Derrick Rose, Rookie terbaik NBA 2009
Pemain klub Chicago Bulls, Derrick Rose terpilih sebagai pemain pendatang baru (rookie) terbaik NBA tahun ini dan menyamai rekor Michael Jordan dan Elton Brand.
Rose memperoleh 111 suara di posisi pertama dan 574 poin dari panel nasional yang terdiri dari para penulis dan penyiar olah raga. Di tempat kedua terpilih O.J. Mayo dari Memphies Grizzlies yang mendapatkan lima pemilih di posisi pertama dan 127 poin.
“Ini adalah keingiann saya ketika saya mulai bermain pada musim pertama saya,” kata Rose. “Dulu saya bilang saya tidak peduli (dengan hal ini). Tetapi semua orang menginginkannya. Saya harus bersaing dengan bayak pemain berbakat untuk mendapatkannya.”
Rose merupakan draft nomor satu dan memiliki rekor 6.3 assist per game dan skor rata-rata 16.8. Dengan kemampuannya ini, ia menjadi sosok yang penting di Bulls, seperti yang dilakukan Micahel Jordan pada tahun pertama di NBA.
“Ia mampu bermain di segala lini dan menarik untuk ditonton,” kata pemain bintang LA Lakers, Kobe Bryant. “Tidak banyak pemain muda yang mampu melakukan hal ini. Ia mampu melakukannya, juga mampu bertahan.”
Benjamin Franklin
Benjamin Franklin lahir di Milk Street, Boston, Massachushetts pada tahun 1706. Ben, begitu ia biasa disapa, adalah anak ke 15 dari 17 bersaudara. Ben adalah anak yang cerdas, dan selalu ingin tahu. Pada umur tujuh tahun, ia bahkan telah membaca buku-buku berbobot. Pada tahun 1714, saat berusia delapan tahun, Ben dimasukkan di sekolah tata bahasa di Boston Latin School. Sayang, hanya setahun. Ben harus berhenti sekolah, karena ayahnya tidak sanggup membayar biaya sekolah tersebut. Ia lalu pindah ke sekolah lain yang lebih murah.
Pindah sekolah tak membuat Ben patah semangat. Di sekolah barunya, Ben tetap semangat belajar. Disela-sela waktu belajarnya, ia juga membantu bekerja di pabrik lilin milik ayahnya. Semangat belajar dan ketekunannya itulah yang kelak membuatnya dikenal sebagai tokoh yang memiliki serangkaian penemuan, salah satunya adalah penangkal petir.
Untuk dapat menemukannya, Ben harus melakukan eksperimen yang sangat berbahaya. Eksperimen itu ia lakukan pada tahun 1752. Ia terbangkan layang-layang saat badai guntur. Ujung layang-layang itu diberinya batangan logam yang ujungnya runcing menghadap ke atas. Logam ini segera saja menjadi media berkumpulnya muatan listrik dari awan. Muatan itu dihantarkan ke bawah melalui benang yang basah oleh hujan, dan mengumpul pada sebuah kunci logam yang diikatkan ke benang tersebut. Saat bejana Leyden didekatkan ke kunci logam, segera saja bejana itu penuh bermuatan listrik. Hasil dari eksperimen ini membawa Ben ke penemuan ” tongkat Franklin ” atau lebih kita kenal sebagai penangkal petir.
Ben memang anak yang cerdas. Ketika ia bekerja di percetakan milik kakaknya, diam-diam Ben menulis untuk koran kakaknya, New England Courant. Hal ini menimbulkan pertengkaran dengan James, kakaknya. Kemudian Ben meninggalkan rumah dan mencari penghidupan sendiri. Mula-mula ia ke New York, namun akhirnya pindah ke Philadelphia. Disana ia bekerja pada beberapa percetakan. Meski sulit, ia berhasil hidup mandiri. Berkat ketekunan dan kerja kerasnya di Philadelphia, Ben berhasil menjadi pengusaha yang sukses setelah mendirikan percetakan sendiri, dan membeli koran Pensylvania Gazzete. Tak hanya itu, Ben juga menerbitkan almanak tahunan, Poor Richard’s Almanac.
Kesuksesannya itu membuat hari-hari Ben menjadi begitu menyenangkan. Pada umur 42 tahun, ia telah berlimpah materi. Maka Ben pun menapaki karier barunya sebagai ilmuwan. Selama menjalani karier sebagai ilmuwan, sejumlah penemuan penting telah berhasil ditemukannya. Selain penangkal petir, Ben juga menemukan ” tungku Franklin “, yaitu sebuah desain perapian yang efisien dan lebih aman dari bahaya kebakaran.
Tahun 1752, Ben menerima medali kehormatan dari Royal Society atas risetnya tentang listrik. Hasil riset itu membawa Ben pada hukum kekekalan muatan. Ben menyatakan bahwa listrik hanya ada satu jenis. Untuk menandai benda yang kelebihan atau kekurangan listrik, Ben menggunakan plus (+) dan minus (-). Kode itu tetap diterapkan hingga sekarang.
Selain sebagai penemu, nama Benjamin Franklin juga terukir indah sebagai tokoh yang ikut berperan dalam kemerdekaan Amerika. Benjamin Franklin meninggal dunia pada usia 84 tahun, tepatnya pada 17 April 1790. Dua tahun sebelum meninggal (1788), ia menyelesaikan biografinya yang menjadi salah satu karya sastra terkenal dan tetap dibaca hingga sekarang.
Antony van Leeuwenhoek
Antony van Leeuwenhoek lahir pada 24 Oktober 1632, di kota Delft, Belanda. Awalnya, ia bukanlah seorang ilmuwan. Ia hanyalah dikenal sebagai seorang pedagang kain. Keluarganya juga bukan keluarga kaya yang berpendidikan tinggi. Ayahnya, Philip Thobniszoon adalah pembuat keranjang. Sementara ibunya, Margeretha Bel van den Berch, merupakan putri seorang pengusaha bir.
Pendidikan dasar Leeuwenhoek dijalani di sekolah dasar di Warmond, dekat Leiden, Belanda. Selain itu, ia juga belajar matematika dan fisika dasar pada pamannya di sebuah desa bernama Benthuizen. Leeuwenhoek tidak sampai tamat mengenyam pendidikan formal. Pada tahun 1648 ibunya mengirimnya ke Amsterdam untuk belajar menjadi pengelola buku. Namun, ia malah magang di sebuah perusahaan tekstil yang dikelola oleh William Davidson, seorang warga negara Skotlandia. Di sela-sela magang, ia menjalin persahabatan dengan seorang astronom bernama Christian Huygens, dan seorang apoteker bernama Jan Swammerdam.
Tahun 1654, ia kembali ke tanah kelahirannya dan membuka toko kain wol. Ketika itu ia berhasil menciptakan sebuah kaca pembesar yang digunakan untuk memeriksa kain-kain yang akan dijualnya. Dengan kaca pembesar, kerusakan kecil yang tak terlihat dengan jelas oleh mata, akan terlihat dan bisa diperbaiki. Dengan kaca pembesar itu pula, ia tahu kualitas kain yang akan dijualnya. Ia membuat kaca pembesar itu dengan teknik penggerindaan kaca/lensa.
Tahun 1669 ia mendapat pekerjaan baru sebagai surveyor penguji kualitas anggur. Selepas bekerja, ia menghabiskan waktu menekuni hobinya, mengamati benda-benda dengan kaca pembesar. Dari sekadar hobi, Leeuwenhoek mulai melakukan eksperimen untuk membuat mikroskop. Ternyata keterampilannya menggerinda lensa saat membuat kaca pembesar, berpengaruh pada kualitas mikroskop yang dibuatnya. Mikroskop buatannya menggunakan lensa bikonvek dengan diameter 0,7 mm untuk lensa yang menghadap ke objek, sedangkan lensa yang menghadap ke mata berdiameter 0,6 mm. Panjang keseluruhan mikroskop tanpa lensa hanya 3 inci. Mikroskop karya Leeuwenhoek ini mampu memperbesar objek hingga 200 kali.
Lensa mikroskop Leeuwenhoek diapit dua pelat perak yang tipis dengan ukuran 15/16 inci, dikelilingi oleh empat buah paku sebagai penyangga dengan jarak yang sama. Jarak antara objek dan lensa hanya beberapa milimeter, dan posisi serta fokusnya bisa diatur dengan baut yang berada di bagian bawah lensa. Baut yang berukuran 13/16 inci ini dapat menggerakkan pelat secara horizontal ( mendatar/lurus ).
Meski Leeuwenhoek berhasil mengamati kuman dengan mikroskop buatannya, ia kesulitan untuk menjelaskan objek temuannya itu kepada orang lain. Ia memerlukan seorang ilustrator untuk menggambar hasil penglihatannya di mikroskop.
Dengan penelitian yang terus dilakukannya itu, Leeuwenhoek mendapat predikat sebagai ilmuwan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Paris dan British Royal Society. Selain dikenal sebagai penemu kuman, Leeuwenhoek juga merupakan ilmuwan pertama yang menjelaskan tentang darah merah dan darah putih, sebuah ilmu yang penting dalam mempelajari sel-sel darah manusia. Ia mengirim lebih dari 300 laporan tentang hasil temuannya pada British Royal Society.
Leeuwenhoek meninggal dunia pada 26 Agustus 1723 di kota kelahirannya. Dunia mengenangnya sebagai ilmuwan yang menguak misteri kuman, sebuah mikroorganisme yang menyebarkan penyakit pada manusia.